Nyatanya aku tak bisa lebih santai darimu, SEBERAPA
PANTASKAH? ....
Aku menunggu tanpa kau perintah, aku menangis tanpa
kau caci, aku merindu tanpa kau sadari.
Kau masih berdiri disana, sangat jauh
dari pandangan ku, ternyata jarak membuat ku semakin kehilanganmu, kehilangan
sebelum termiliki.
Bagaimana kabarmu disana? Masih pantaskah aku
menunggumu? ..
percakapan kita mulai memudar, namun bayanganmu masih sangat
jelas.
Bagaimana bisa aku melupakan mu sedangkan kau begitu dekat.
Jika aku
harus mencari tempat nyaman ku kembali, bagaimana bisa aku harus merusak semua
susunan yang
sudah lama tersimpan rapi hingga aku enggan untuk mengubahnya.
Jika aku sudah terang-terangan menulis tentangmu,
bagaimana aku harus menjelaskan rindu yang secara terang-terangan kepadamu
........
vsyardilla-
Tidak ada komentar:
Posting Komentar